Cara Update Windows 10 untuk Dapat Fitur-fitur Terbaru

Diposting pada

Versi terbaru dari Windows 10 yaitu seri 2004 tampaknya digemari pengguna. Menurut laporan AdDuplex Mei 2020 lalu, jumlah penggunanya terus meningkat mencapai 33,7% dari keseluruhan total pengguna Windows 10. Walaupun versi 1904 masih memimpin dengan penggunaan sebanyak 34,5%, nyatanya persentasenya menurun 1 persen. Cara Update Windows 10 pun terbilang mudah.

Selain karena cara update Windows 10 yang mudah, user experience dan keamanan dari versi terbaru ini pun diklaim lebih baik. Untuk itu, disarankan pengguna secara rutin mengupdate versi Windows-nya. Seperti apa caranya? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Windows 10 Harus Tetap Update, Kapan dan Kenapa?

Sebagai sistem operasi besutan Microsoft teranyar, Windows 10 terus melakukan update untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Inilah sebabnya secara periodik akan muncul notifikasi untuk mengupdate Windows 10 yang sudah terinstal di perangkat. Pengguna diminta untuk mengupdate agar bisa sistem operasi ini bisa berfungsi dengan sempurna.

Alasan penting mengapa Windows 10 harus di-update adalah untuk peningkatan keamanan dan juga memastikan sistem operasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Update juga dilakukan agar bisa memperbaiki error yang disebabkan oleh bug atau masalah lain.

Sistem error reporting pada Windows 10 merupakan sebuah sistem yang terintegrasi dengan sistem operasi itu sendiri. Sehingga semua error dan masalah akan langsung ter-record di server pusat. Masalah ini juga yang kemudian mendasari bahwa update perlu dilakukan.

Perkembangan yang terjadi pada processor juga menuntut sistem operasi untuk ikut meng-update agar bisa kompatibel dengan processor tadi. Ditambah lagi karena tidak akan ada lagi sistem operasi baru dari Windows, mau tidak mau pengguna harus rutin mengupdate.

Windows 10 yang tidak di-update akan menyebabkan pengguna tidak bisa mendapatkan benefit dan proteksi keamanan yang seharusnya. Belum lagi terus-menerus mendapat pemberitahuan update yang bisa jadi cukup mengganggu. Karena cara update Windows 10 juga tidak sulit, pengguna disarankan untuk terus mengupdate sistem operasi ini ketika sudah ada pemberitahuan.

Cara Update Windows 10

Cara update Windows 10 terbilang mudah karena Microsoft sendiri sengaja menyempurnakan interface pada sistem operasi ini agar mudah dipahami oleh pengguna. Jadi, semua pengguna diharapkan bisa melakukan update sendiri ketika pembaruan harus dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa cara update Windows 10 yang bisa dicoba oleh pengguna:

Gunakan Windows Update

Ini adalah cara paling mudah dan praktis untuk mengupdate Windows 10 di perangkat. Windows Update adalah salah satu fitur dari sistem operasi Windows 10 sendiri. Jadi, tidak diperlukan tambahan software atau tool apapun untuk melakukan update.

Cara update Windows 10 dengan Windows Update adalah sebagai berikut :

  1. Buka menu Start dari perangkat kemudian masuk ke Check for Updates dan klik.
  2. Akan muncul box berisi tombol Check For Updates, klik tombol ini.
  3. Akan muncul kembali box berisi pemberitahuan tentang update dan juga status update. Jika status pending, maka klik tombol Download.
  4. Windows 10 akan melakukan update dan instalasi setelah tombol Download di klik. Tunggu sampai selesai.
  5. Setelah update selesai, restart perangkat dengan klik tombol Restart Now.
  6. Proses update selesai, gunakan kembali perangkat seperti biasanya.

Pakai Update Assistant

Sama seperti Windows Update, penggunaan Update Assistant untuk melakukan update Windows 10 sangat mudah dan umum dilakukan pengguna. Untuk bisa menjalankan update dengan Update Assistant ini dibutuhkan koneksi internet yang kencang dan kuota yang besar. Alternatif lain adalah menggunakan koneksi internet nirkabel atau jaringan wifi.

Berikut ini adalah cara update Windows 10 dengan Update Assistant:

  1. Buat backup file yang isinya tentang data-data penting terutama yang ada di folder C. Pindahkan ke external hardisk untuk menjaganya tetap aman dan tidak hilang saat proses update berjalan.
  2. Buat satu recovery drive. Langkah ini opsional namun akan lebih baik jika dibuat.
  3. Unduh Update Assistant Windows 10. Ukuran file sekitar 5,74 MB.
  4. Jalankan Update Assistant dengan cara klik Update Now.
  5. Proses download update akan berlangsung dengan diawali pengecekan perangkat. Pengecekan perangkat ini tujuannya untuk memastikan perangkat kompatibel dengan file update.
  6. Jika sudah kompatibel, maka lanjutkan dengan klik tombol Next.
  7. Tunggu hingga proses selesai, kemudian setelah selesai restart komputer dengan klik tombol Restart Now.

Disarankan untuk menggunakan koneksi internet nirkabel saja karena bisa memuat file update yang besar. Sebagai informasi, file update Windows 10 bisa mencapai 2 hingga 4 GB. Jika hanya mengandalkan kuota internet biasa akan menyebabkan perangkat berjalan sangat lama. Selain itu, potensi putus koneksi di tengah jalan juga sangat tinggi.

Melalui Media Creation Tools

Media Creation Tools atau MCT adalah fitur yang bisa digunakan untuk mengunduh update atau pembaruan pada Windows 10. Tetapi, fitur ini memerlukan beberapa tahapan sebelum bisa digunakan mengunduh file update. Salah satunya adalah mengunduh terlebih dahulu Media Creation Tools ini di perangkat.

Setelah Media Creation Tools terpasang di perangkat, maka proses update Windows 10 bisa dilakukan dengan cara seperti ini:

  1. Buka Media Creation Tools, pada box What do you want to do? Pilih option Upgrade This PC Now, lalu klik Next.
  2. Selanjutnya, pengguna akan masuk ke menu License Terms. Setujui Licence Terms ini dengan klik tombol Accept. Proses akan dilanjutkan setelah lisensi disetujui.
  3. Media Creation Tools melakukan pengecekan apakah ada update yang tersedia. Jika ada, maka MCT akan otomatis melakukan pengunduhan file.
  4. Akan muncul box Ready to Install kemudian pilih Install Windows 10 Pro dan pilih juga opsi Keep Personal Files and App di sana. Tujuannya adalah untuk menjaga semua personal files dan apk terjaga selama proses update dilakukan.
  5. Klik Install, kemudian tunggu sampai proses download update Windows 10 selesai dilakukan.

Menggunakan Microsoft Update Catalog

Microsoft Update Catalog adalah cara yang paling benar jika pengguna ingin melakukan update secara legal dan aman. Ini adalah sebuah website resmi yang berisi file resmi Update Windows 10. Cara update-nya pun mudah karena hanya cukup masuk ke laman www.catalog.update.microsoft.com.

Setelah masuk, masukkan file update di kolom Start your search kemudian masukkan KB4048955 di sana. Setelahnya, muncul semua file yang bisa diunduh. Pengguna akan diminta memasukkan arsitektur, versi Windows 10 yang digunakan, dan semua konfigurasi laptop yang sekarang digunakan. Kemudian segera klik Download.

File yang berhasil diunduh bisa segera diinstal. Sebagai informasi tambahan, akan muncul dua format file pada Windows Update melalui Microsoft Update Catalog ini. Yaitu, MSU (Microsoft Software Update) dan CAB (cabinet). File CAB dapat diinstal menggunakan command prompt pada perangkat. Sedangkan file MSU bisa diinstal hanya dengan mengklik sebanyak dua kali pada file.

Itulah tadi pilihan cara update Windows 10 yang bisa dilakukan oleh pengguna. Diharapkan pengguna rutin melakukan update agar sistem operasi ini bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kelalaian update membuat pengguna tidak akan bisa menggunakan sistem operasi ini secara maksimal. Walaupun tampaknya sistem operasi tetap berjalan biasa tanpa update, pembaruan tetap harus dilakukan.

Jika suatu saat Anda ingin mematikan update Windows 10, silahkan baca Cara Mematikan Auto Update Windows 10 paling mudah. Bisa Anda lakukan sendiri tanpa perlu bantuan tukang service komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *