Cara Aktivasi Windows 10 (Dengan / Tanpa) Product Licence

Diposting pada

Windows 10 telah menjadi sistem operasi yang menguasai pasar sistem operasi dengan pengguna lebih dari 47,7% di seluruh dunia. Dengan dihentikannya dukungan terhadap Windows 7 membuat semakin banyak pengguna beralih mengaktifkan Windows 10. Cara aktivasi Windows 10 ini terbilang cukup mudah dan bisa dilakukan oleh orang awam tanpa bantuan ahli IT.

Banyak yang salah sangka bahwa setelah menginstal Windows 10 di perangkat, maka keseluruhan proses sudah selesai. Windows 10 yang selesai diinstal ternyata butuh aktivasi terutama yang menggunakan instalasi model bootable. Berikut ini cara aktivasi Windows 10 yang mudah, aman, dan praktis.

Mengapa Windows 10 Harus Diaktivasi?

Pada dasarnya, aktivasi sistem operasi dilakukan dengan cara memasang lisensi dari produk sistem operasi tersebut. Mengapa perlu melakukan hal ini? Sebuah sistem operasi perlu diaktivasi setelah diinstal, agar bisa berfungsi dengan baik tanpa ada hambatan di kemudian hari.

Selain itu, aktivasi berfungsi agar pengguna bisa membuka fitur personalisasi. Pengguna bisa mengatur wallpaper yang diinginkan dan setelan lainnya. Kemudian, aktivasi juga berfungsi untuk menghindari masuknya pesan aktivasi yang bisa jadi mengganggu. Pesan berisi reminder atau perintah aktivasi ini akan muncul terus menerus dan bisa menghambat pekerjaan.

Yang paling penting dari aktivasi Windows 10 ini adalah untuk terus mendapat dukungan software dari Microsoft. Semua fitur dan software yang ada di Windows 10 akan bisa digunakan setelah aktivasi dilakukan. Artinya, pengguna bisa mendapatkan full benefit dari sistem operasi ini tanpa gangguan pesan aktivasi muncul terus menerus.

Cara Aktivasi Windows 10

Aktivasi Windows 10 bukanlah perkara yang rumit selama pengguna memiliki product licence. Aktivasi bisa dengan mudah dilakukan secara online. Namun bagaimana halnya jika pengguna tidak memiliki product license? Maka, ada beberapa cara aktivasi Windows 10 secara permanen seperti daftar berikut ini:

Offline dengan Software Khusus

Karena pengguna tidak memiliki product license, maka dibutuhkan bantuan pihak ketiga yang bisa membantu aktivasi ini. Pihak ketiga dalam hal ini adalah software atau tool atau yang sering disebut dengan Software activation. Sebelumnya, perlu ada persiapan yang harus dilakukan untuk bisa menggunakan software activation ini.

Pertama, matikan Windows Defender ataupun antivirus lainnya. Aktivitas yang dijalankan oleh software ini bisa dianggap sebagai virus dan serangan yang akan otomatis dihentikan oleh antivirus dan defender. Selanjutnya, berikan izin pada eksekusi Windows Script Host dengan mengubahnya menjadi Enable. Hal ini harus dilakukan apalagi jika pengguna memasang antivirus Smadav.

Aktivasi dengan KMSAuto Lite

KMSAuto Lite adalah salah satu tool yang bisa digunakan untuk aktivasi Windows 10 secara offline bagi yang tidak memiliki product licence. Tentu saja pengguna harus terlebih dulu menginstal tool ini di perangkatnya. Setelah tool atau aplikasi ini terpasang di perangkat maka proses aktivasi bisa dimulai.

Pertama-tama, unduh file KMSAuto Lite lalu lakukan ekstrak file yang diunduh barusan. Jalankan file KMSAuto Lite dan sesuaikan dengan bit komputer apakah 62-bit atau 32-bit. Pada menu Main Window, gulirkan ke Install GVLK, lalu checklist Forcibly, kemudian klik Windows Key.

Setelah proses ini selesai dan berhasil, selanjutnya akan muncul notifikasi Key Installed Successful. Langkah berikutnya adalah dengan klik Activate Windows pada Main Menu di KMSAuto Lite tadi. Tunggu prosesnya berjalan sampai muncul notifikasi Activation Successful pada bagian bawah box. Proses aktivasi selesai dan segera cek apakah Windows 10 pada perangkat sudah benar-benar aktif.

Aktivasi dengan KMSPico

Cara aktivasi Windows 10 yang selanjutnya masih menggunakan tool yang disebut KMSPico. Fungsi dan cara menjalankan dari KMSPico ini kurang lebih sama dengan KMSAuto Lite. Hanya saja, KMSPico memiliki proses yang lebih mudah dipahami dan dijalankan. Jangan lupa unduh dulu software ini kedalam perangkat, ya.

Langkah pertama adalah dengan mengunduh file KMSPico kemudian lakukan ekstraksi file. Cara ekstrak file yaitu dengan klik kanan pada KMS Pico kemudian pilih Run as Administrator. Jalankan aplikasi KMSPico sesuai bit pada komputer. Setelah itu, aktivasi Windows 10 bisa dimulai.

Pada menu User Account Control akan muncul tombol Yes, klik tombol itu. Proses aktivasi akan langsung otomatis dimulai dan pengguna hanya tinggal menunggu saja. Proses selesai setelah ada notifikasi berupa suara yang berbunyi “COMPLETE”. Maka, KMSPico sudah selesai melakukan aktivasi Windows 10. Mudah sekali, bukan?

Menggunakan Lisensi Digital

Cara ini adalah yang paling aman dan legal ketika melakukan aktivasi Windows 10. Product Lisence yang ditautkan ke akun Microsoft pengguna bisa digunakan untuk melakukan aktivasi. Bahkan cara ini berlaku untuk aktivasi di perangkat yang berbeda. Product Licence ini didapat setelah membeli lisensi resmi.

Pertama, masuklah ke Setting pada PC lalu gulirkan ke Update & Security. Pada tab Activation akan tampak bahwa sistem operasi belum diaktifkan. Maka, aktifkan dengan klik pada Change Product Key. Masukkan nomor lisensi (Product Lisence) yang diperoleh setelah melakukan pembelian. Klik Next untuk memulai proses aktivasi.

Pastikan komputer memiliki koneksi internet yang mumpuni ketika melakukan proses. Aktivasi ini akan memberikan pengguna full version dari Windows 10. Lalu, bagaimana halnya dengan aktivasi pada perangkat yang berbeda? Tentu saja bisa.

Caranya adalah dengan masuk kembali ke Setting pada PC lalu pilih Activate Windows Now. Selanjutnya, pilih Change Product Key dan klik Activate. Ketika proses aktivasi berlangsung, pilih “I don’t have a product key” lalu login ke akun Microsoft yang telah ditautkan ke product licence. Proses aktivasi akan otomatis berlangsung dan ikuti saja perintah selanjutnya.

Merubah hardware bisa dilakukan setelah masuk lagi ke Setting lalu Update and Security kemudian Activation. Pilih Troubleshoot jika Windows tidak aktif, lalu pada jendela Activate Window pilih Activation, kemudian pilih “I changed hardware on this device recently” yang muncul.

Ikuti perintah pada pop up box yang muncul kemudian pilih perangkat yang akan digunakan lalu beri centang pada “This Is Device I’m Using Right Now”. Selanjutnya, klik Activate. Lalu, lihat apakah lisensi digital yang ditautkan ke akun sudah muncul, maka salinan Windows 10 sudah aktif pada perangkat baru.

Sebagai informasi tambahan, membeli lisensi resmi Windows 10 tidak sulit karena bisa didapatkan di Microsoft Store Indonesia atau toko ritel. Selain product licence, pengguna juga akan membutuhkan file ISO Windows 10 yang bisa dengan mudah diunduh di internet.

Memakai Product Key

Ini merupakan cara paling aman dan mudah. Product Key dapat dibeli di Microsoft kemudian pengguna akan mendapatkan disc installer dan Product Key. Tapi jika yang dibeli adalah perangkat dengan Windows 10 di dalamnya, penjual akan menginformasikan Product Key-nya saja. Cara aktivasinya adalah sebagai berikut:

  1. Sambungkan perangkat ke internet.
  2. Masuk ke menu Start di layar, kemudian pilih Setting, lanjutkan dengan Update & Security, kemudian Activation, lau pilih Change Product Key.
  3. Masukkan 25 digit product key yang terdiri dari kombinasi nomor dan huruf lalu klik Next kemudian Activate.
  4. Tunggu sampai proses selesai kemudian klik Close.

Nah, itulah tadi beberapa pilihan cara aktivasi Windows 10 bagi pengguna yang tidak memiliki product license maupun yang memiliki. Cara ini cukup mudah dan aman sehingga bisa dicoba di rumah. Jangan tunda aktivasi Windows 10 untuk mendapat pengalaman yang lebih seru lagi dari full benefit-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *